Publikasi Data dan Informasi Geospasial Daerah di Web (Web GIS)

Posted on 13/06/2011 by


Bekerjasama dengan Pusat Infrastruktur Data Spasial (PIDS) – ITB

Latar Belakang

Data dan Informasi memiliki fungsi penting dalam menegakan demokrasi dan pengelolaan pembangunan, baik nasional maupun daerah. Informasi dapat mempengaruhi atau menambah pengetahuan seseorang. Pengetahuan tersebut menimbulkan kesadaran yang akhirnya akan mempengaruhi perilaku seseorang dalam bersikap dan mengambil keputusan. Undang-undang Dasar 1945 pada pasal 28F telah mengatur hak setiap orang untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya.

Amanat UUD 1945 tersebut kemudian diatur dengan UU No.14/2008 tentang keterbukaan informasi publik dan UU No.4/2011 mengenai informasi geospasial. Kedua undang-undang tersebut menjamin hak warga untuk mengetahui rencana kebijakan publik, mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan publik, dan mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik, yaitu yang transparan, efektif dan efisien, akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, UU No. 25/2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional juga mengamanatkan untuk melakukan perencanaan pembangunan dengan menggunakan data dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Data dan informasi yang dibutuhkan masyarakat dan pengambil keputusan dan kebijakan guna pengelolaan pembangunan dapat dikatakan hampir seluruhnya berhubungan dengan lokasi. Pemerintah pusat maupun daerah sebagai salah satu badan publik diwajibkan untuk meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi di lingkungan pemerintahan dalam menghasilkan layanan informasi yang berkualitas.

Dalam meningkatkan pengelolaan data dan kualitas informasi penting untuk memiliki kemampuan dalam mengelola data, baik data tektual maupun geospasial. Perkembangan teknologi informasi dan layanan yang tersedia di internet saat ini telah banyak mempermudah siapapun untuk menyimpan, mengelola, dan menyampaikan data dan informasi dengan mudah dan cepat. Salah satunya adalah Google Maps dan Google Fusion Table. Google Maps merupakan layanan google yang menyediakan informasi geospasial berupa peta jalan dan citra satelit dalam beragam resolusi, walaupun bukan yang terbaru.

Google Fusion adalah layanan terbaru dari google untuk mengelola data dan mempublikasikannya melalui internet dengan cara yang mudah dan cepat. Layanan tersebut berupa tempat untuk menyimpan data (host), mengelola secara bersama (manage and collaborate on), memvisualisasikan, dan mempublikasikan data berupa tabel, grafik, maupun peta secara on-line.

Tujuan Pelatihan

Memberikan pengetahuan, pelatihan dan keterampilan penggunaan basis data dan peta dalam jaringan internet bagi pengelola informasi publik.

Objektif Pelatihan

Setelah Pelatihan ini peserta akan memiliki kemampuan :

  • Memberikan wawasan pemanfaatan teknologi terkini dari perkembangan teknologi informasi.
  • Meningkatkan kualitas informasi publik.
  • Meningkatkan informasi yang ada dalam website pemerintahan dengan menambahkan informasi geospasial.
  • Mengelola data dan informasi dalam basis data yang sederhana yang dapat diakses secara mudah.

Pelatihan ini ditujukan untuk para staf institusi dibagian :

  1. Staf Pusat Data Spasial Daerah.
  2. Staf Pusat Informasi dan Komunikasi Daerah.
  3. Semua staf yang terkait dengan pengelolaan Data Spasial Daerah.

Prasyarat :

  1. Familiar bekerja menggunakan Komputer.

Durasi

3 Hari

Materi

  • Pengantar web GIS
  • Pengantar Data Spasial
  • Pembuatan akun google
  • Pengenalan Google Maps dan MyMaps
  • Penggunaan MyMaps
  • Pengenalan Google Fusion Table
  • Pengelolaan data dalam Google Fusion
  • Penggunaan Google Fusion dan Google Maps

Jadwal Pelatihan

19 – 21 Juli 2011

09 – 11 Agustus 2011

20 – 22 September 2011

18 – 20 Oktober 2011

21 – 23 November 2011

20 – 22 Desember 2011

Biaya

Rp. 3.500.000,- / peserta

Registrasi

Posted in: Training